2SC1008 PDF

All the products will packing in anti-staticbag. Ship with ESD antistatic protection. We will inspect all the goods before shipment,ensure all the products at good condition and ensure the parts are new originalmatch datasheet. After all the goods are ensure no problems afterpacking, we will packing safely and send by global express.

Author:Tale Bashura
Country:Tunisia
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):21 September 2006
Pages:246
PDF File Size:9.47 Mb
ePub File Size:13.43 Mb
ISBN:180-2-79347-161-6
Downloads:58000
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tojami



Dalam bentuk dasarnya kapasitor terdiri dari dua atau lebih pelat konduktif paralel logam yang tidak menyentuh atau terhubung secara elektrik tapi dipisahkan baik melalui udara atau beberapa bentuk dari bahan isolasi seperti kertas, mika atau keramik yang disebut Dielektrik. Pelat konduktif kapasitor dapat berupa persegi, lingkaran atau persegi panjang, atau menjadi bentuk silinder atau bola dengan bentuk dan konstruksi sebuah kapasitor pelat paralel tergantung pada aplikasi dan juga rating tegangan.

Ketika digunakan dalam rangkaian arus searah atau DC, kapasitor mem-blok aliran arus melaluinya, tetapi ketika terhubung ke rangkaian arus bolak-balik atau AC, arus lolos langsung melaluinya dengan sedikit perlawanan atau tidak ada sama sekali. Jika tegangan DC diterapkan pada piring-piring konduktif kapasitor, arus pengisian mengaliri piring-piring dengan elektron memberikan satu piring bermuatan positif dan piring lain bermuatan negatif dengan nilai yang sama dan berlawanan.

Aliran elektron pada pelat ini dikenal sebagai Arus Pengisian dan terus mengalir sampai tegangan di kedua piring dan karenanya kapasitor sama dengan tegangan Vc. Pada titik ini, kapasitor dikatakan terisi penuh oleh elektron dengan kekuatan arus pengisian yang mencapai nilai maksimum saat masing-masing piringan telah kosong dan secara perlahan berkurang hingga mencapai nilai nol bersamaan dengan naiknya muatan piringan hingga mencapai nilai yang sama dengan tegangan yang diaplikasikan, seperti yang digambarkan sebagai berikut.

Konstruksi Kapasitor Kapasitor pelat paralel adalah bentuk kapasitor paling sederhana dan nilai kapasitansinya ditetapkan oleh luas permukaan pelat konduktif dan jarak pemisah antara mereka. Mengubah salah satu dari nilai-nilai ini mengubah nilai dari kapasitansi dan ini membentuk dasar kerja dari kapasitor variabel.

Dengan kata lain, lebih besar piring, lebih kecil jarak pemisah, lebih besarlah kapasitansi. Ketika arus listrik mengalir ke kapasitor, yakni pengisian, medan elektrostatik menjadi lebih kuat karena menyimpan lebih banyak energi. Demikian juga, arus mengalir keluar dari kapasitor, yakni pengosongan, perbedaan potensial antara dua pelat menurun dan medan elektrostatik menurun sebagai energi bergerak yang keluar dari piring.

Properti sebuah kapasitor untuk menyimpan muatan pada pelat dalam bentuk medan elektrostatik disebut Kapasitansi dari kapasitor. Tidak hanya itu, kapasitansi juga bisa diartikan sebagai kemampuan sebuah kapasitor menolak perubahan tegangan di atasnya. Kapasitansi sebuah kapasitor Satuan kapasitansi adalah Farad disingkat F berasal dari nama fisikawan Michael Faraday dari Inggris dan didefinisikan sebagai sebuah kapasitor memiliki kapasitansi Satu Farad ketika muatan Satu Coulomb disimpan pada piring oleh tegangan Satu volt.

Kapasitansi, C adalah selalu positif dan tidak memiliki unit negatif. Namun, Farad adalah satuan yang sangat besar pengukuran untuk digunakan sendiri sehingga sub-kelipatan Farad yang umumnya digunakan seperti mikro-Farad, nano-pico-Farad dan farad, misalnya. Secara umum, pelat kapasitor konduktif yang dipisahkan oleh udara atau beberapa jenis bahan isolasi atau gel daripada ruang vakum atau ruang bebas.

Dielektrik dari sebuah Capacitor Sama seperti ukuran keseluruhan dari piring konduktif dan jarak pemisah dari satu sama lain, faktor lain yang mempengaruhi kapasitansi keseluruhan perangkat adalah jenis bahan dielektrik yang digunakan. Pelat konduktif umumnya terbuat dari lembaran logam atau film logam dengan bahan dielektrik sebagai isolator.

Berbagai bahan isolasi digunakan sebagai dielektrik dalam kapasitor yang berbeda dalam kemampuan mereka untuk memblokir atau meloloskan muatan listrik.

Bahan dielektrik ini dapat dibuat dari sejumlah bahan isolasi atau kombinasi dari bahan-bahan dengan jenis yang paling umum digunakan adalah: udara, kertas, polyester, polypropylene, Mylar, keramik, kaca, minyak, atau berbagai bahan lainnya.

Faktor dimana dengan bahan dielektrik, atau insulator, terjadi kenaikan kapasitansi dari kapasitor dibandingkan dengan isolator udara dikenal sebagai Dielektrik Konstan, k dan bahan dielektrik dengan konstanta dielektrik tinggi adalah insulator yang lebih baik dari bahan dielektrik dengan konstanta dielektrik rendah.

Konstanta dielektrik tidak memiliki satuan dimensi karena relatif terhadap ruang bebas. Bukan hanya satu set plat paralel, kapasitor dapat memiliki banyak individu piring terhubung bersama-sama sehingga meningkatkan area, A dari piring. Sebagai contoh, sebuah kapasitor dengan 10 piring disisipkan akan menghasilkan 9 10 - 1 kapasitor mini dengan kapasitansi keseluruhan sembilan kali dari pelat paralel.

Kapasitor modern dapat diklasifikasikan sesuai dengan karakteristik dan sifat dielektrik mereka isolasi: Rugi Rendah, Stabilitas tinggi seperti Mica, Rendah-K Keramik, Polistirena. Kapasitor terpolarisasi seperti itu elektrolit, yang Tantalum.

Rating Tegangan dari Kapasitor Semua kapasitor memiliki rating tegangan maksimum dan ketika memilih kapasitor pertimbangan harus diberikan dengan jumlah tegangan yang akan diterapkan di seluruh kapasitor. Jumlah maksimum tegangan yang dapat diterapkan pada kapasitor tanpa merusak bahan dielektrik yang umumnya diberikan dalam lembar data sebagai: WV, tegangan kerja atau sebagai WV DC, DC tegangan kerja. Jika tegangan diterapkan di seluruh kapasitor menjadi terlalu besar, dielektrik akan pecah dikenal sebagai gangguan listrik dan busur api akan terjadi antara pelat kapasitor mengakibatkan hubung singkat.

Tegangan kerja kapasitor tergantung pada jenis bahan dielektrik yang digunakan dan ketebalannya. Namun, untuk AC tidak berlaku demikian. Hal ini dikarenakantegangan bolak-balik memiliki nilai rms dari volt tetapi nilai puncak lebih dari volt!.

Kemudian sebuah kapasitor yang diperlukan untuk beroperasi pada volt AC harus memiliki tegangan kerja minimal volt. Dalam prakteknya, kapasitor harus dipilih sehingga tegangan kerja baik DC atau AC harus setidaknya 50 persen lebih besar dari tegangan efektif tertinggi untuk diterapkan padanya.

Faktor lain yang mempengaruhi pengoperasian kapasitor adalah Kebocoran Dielektrik. Kebocoran Dielektrik terjadi pada sebuah kapasitor sebagai hasil dari kebocoran arus yang tidak diinginkan yang mengalir melalui bahan dielektrik.

Secara umum, diasumsikan bahwa resistansi dielektrik yang sangat tinggi dan isolator yang baik menghalangi aliran arus DC melalui kapasitor seperti pada kapasitor yang sempurna dari satu pelat ke pelat lainnya. Namun, jika bahan dielektrik menjadi rusak atau tegangan berlebihan karena panas berlebihan, kebocoran arus yang melalui dielektrik akan menjadi sangat tinggi sehingga cepat kehilangan muatan pada pelat dan overheating dari kapasitor pada akhirnya mengakibatkan kegagalan prematur dari kapasitor.

Sehingga jangan pernah menggunakan kapasitor di sirkuit dengan tegangan lebih tinggi dari nilai kapasitor karena kalau tidak, mungkin menjadi panas dan meledak.

ELLIPTICAL TRAMMEL PDF

2SC1008 ETC, 2SC1008 Datasheet

.

APPSC GROUP 1 PRELIMS QUESTION PAPER 2012 PDF

2SC1008 Datasheet, Equivalent, Cross Reference Search

.

LIBRO ABZURDAH PDF

2SC1008 NPN Silicon Epitaxial Transistor C1008

.

Related Articles