MAKALAH PLTN PDF

Sedemikian dahsyatnya akibat yang ditimbulkan oleh bom tersebut sehingga pengaruhnya masih dapat dirasakan sampai sekarang. Di samping sebagai senjata pamungkas yang dahsyat, sejak lama orang telah memikirkan bagaimana cara memanfaatkan tenaga nuklir untuk kesejahteraan umat manusia. Sampai saat ini tenaga nuklir, khususnya zat radioaktif telah dipergunakan secara luas dalam berbagai bidang antara lain bidang industri, kesehatan, pertanian, peternakan, sterilisasi produk farmasi dan alat kedokteran, pengawetan bahan makanan, bidang hidrologi, yang merupakan aplikasi teknik nuklir untuk non energi. Salah satu pemanfaatan teknik nuklir dalam bidang energi saat ini sudah berkembang dan dimanfaatkan secara besar-besaran dalam bentuk Pembangkit Listrik Tenaga nuklir PLTN , dimana tenaga nuklir digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik yang relatif murah, aman dan tidak mencemari lingkungan.

Author:Shaktikora Dishura
Country:Norway
Language:English (Spanish)
Genre:Art
Published (Last):26 November 2015
Pages:22
PDF File Size:10.78 Mb
ePub File Size:12.46 Mb
ISBN:689-6-20273-476-7
Downloads:91207
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mazugami



Sedemikian dahsyatnya akibat yang ditimbulkan oleh bom tersebut sehingga pengaruhnya masih di rasakan sampai sekarang. Di samping sebagai senjata pamungkas yang dahsyat, sejak lama orang telah memikirkan bagaimana cara memanfaatkan tenaga nuklir untuk kesejahteraan umat manusia. Sampai saat ini tenaga nuklir, khususnya zat radioaktif telah dipergunakan secara luas dalam berbagai bidang antara lain bidang industri, kesehatan, pertanian, peternakan, sterilisasi produk farmasi dan alat kedokteran, pengawetan bahan makanan, bidang hidrologi, yang merupakan aplikasi teknik nuklir untuk non energi.

Pemanfaatan tenaga nuklir dalam bentuk PLTN mulai dikembangkan secara komersial sejak tahun Bagaimana cara kerja PLTN? Bagaimana pandangan masyarakat terhadap PLTN di indonesia? Apa saja kelebihan dan kekurangan PLTN?

PLTN termasuk dalam pembangkit daya base load, yang dapat bekerja dengan baik ketika daya keluarannya konstan meskipun boiling water reactor dapat turun hingga setengah dayanya ketika malam hari.

Daya yang dibangkitkan per unit pembangkit berkisar dari 40MWe hingga MWe. Unit baru yang sedang dibangun pada tahun mempunyai daya MWe. Hingga tahun terdapat PLTN berlisensi di dunia, dengan diantaranya beroperasi di 31 negara yang berbeda.

Uang yang dihasilkan dialirkan ke turbin uap yang akan bergerak apabila ada tekanan uap. Perputaran turbin selanjutnya digunakan untuk menggerakkan generator, sehingga akan dihasilkan tenaga listrik.

Pembangkit listrik dengan bahan bakar batubara, minyak dan g as mempunyai potensi yang dapat menimbulkan dampak lingkungan dan masalah transportasi bahanbakar dari tambang menuju lokasi pembangkitan. Dampak lingkungan akibat pembakaran bahan fosil tersebut dapat berupa CO2 karbon dioksida , SO2 sulfur dioksida dan NOx nitrogen oksida , serta debu yang mengandung logam berat. Kekhawatiran terbesar dalam pembangkit listrik dengan bahan bakar fosil adalah dapat menimbulkan hujan asam dan peningkatan pemanasan global.

Sebagai pemindah panas biasa digunakan air yang disirkulasikan secara terus menerus selama PLTN beroperasi. Proses pembangkitan listrik ini tidak membebaskan asap atau debu yang mengandung logam berat yang dibuang ke lingkungan atau melepaskan partikel yang berbahaya seperti CO2, SO2, NOx ke lingkungan, sehingga PLTN ini merupakan pembangkit listrik yang ramah lingkungan.

Limbah radioaktif yang dihasilkan dari pengoperasian PLTN adalah berupa elemen bakar bekas dalam bentuk padat. Elemen bakar bekas ini untuk sementara bisa disimpan di lokasi PLTN sebelum dilakukan penyimpanan secara lestari. Yang membedakannya hanya sumber panas yang digunakan. PLTN mendapatkan sumber panas dari reaksi nuklir, sedangkan PLTU mendapatkan sumber panas dari pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara atau minyak bumi.

Reaktor dirancang untuk memproduksi energi listrik melalui PLTN, dan hanya memanfaatkan energi panas yang timbul dari reaksi fisi. Sedangkan kelebihan neutron dalam teras reaktor akan dibuang atau diserap menggunakan batang kendali. Karena memanfaatkan panas hasil fisi, reaktor tersebut dirancang berdaya termal tinggi dari orde ratusan hingga ribuan MW.

Terdapat dua jenis reaktor fisi nuklir, antara lain : 1. Pressurized-water-reactor PWR ; 2. Bahan bakar nuklir melakukan reaksi fisi sehingga melepaskan energi dalam bentuk panas yang sangat besar b. Panas dari hasil reaksi nuklir tersebut dimanfaatkan untuk menguapkan air pendingin, dapat berupa pendingin primer maupun sekunder, bergantung pada tipe reakor nuklir yang digunakan. Uap air yang dihasilkan ini dipakai untuk memutar turbin sehingga menghasilkan energi kinetik d.

Energi kinetik dari turbin ini selanjutnya dipakai untuk memutar generator sehingga menghasilkan arus listrik. Sebagian yang kontra meninjau dari sisi sosio-kultural, politik, ekonomi, dan lingkungan dengan sedikit porsi tinjauan teknis, sedangkan pihak yang pro melihat dari sisi teknis dan implementasi pembangunannya semata dan dianggap kurang mengakomodasi pertimbangan-pertimbangan sosial, kultural, ekonomi, dan politik.

Oleh karena itu, ada kesenjangan informasi yang perlu dipertemukan antara yang dilantukan oleh pihak yang pro maupun dan yang kontra. Sedikitnya porsi teknis yang dilantunkan pihak kontra sangat wajar karena latar belakang pengetahuan mereka tentang PLTN masih minim.

Oleh karena itu, menjadi tantangan bagi pihak pro untuk menyajikan secara benar dan objektif dari sisi sosio-kultural, politik, ekonomi, dan lingkungan dengan porsi yang lebih besar sehingga dapat mengimbangi lantunan teknisnya. Secara garis besar, masyarakat yang kurang senang akan kehadiran PLTN dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu masyarakat awam, bagi mereka nuklir menimbulkan rasa takut karena kurang paham terhadap sifat-sifat nuklir tersebut.

Yang termasuk kelompok ini antara lain : budayawan, politikus, tokoh keagamaan dan beberapa anggota musyawarah umum lainnya. Kedua adalah masyarakat yang sedikit pahamnya tentang nuklir. Termasuk dalam kelompok ini adalah beberapa LSM dan kalangan akademis.

Ketiga adalah kelompok masyarakat yang cukup paham tentang nuklir tetapi mereka menolak kehadiran PLTN karena mereka melihat PLTN dari kacamata berbeda sehingga keluar argument-argumen yang berbeda pula. Termasuk dalam kelompok ini adalah beberapa pejabat dan mantan pejabat pemerintah yang pernah berhubungan dengan masalah keenergian, kelistrikan, dan penukliran.

Tetapi ada juga PLTN yang menerapkan unit-unit independen, dan hal ini bisa menggunakan jenis reaktor yang berbeda. Sebagai tambahan, beberapa jenis reaktor berikut ini, di masa depan diharapkan menpunyai sistem keamanan pasif.

Neutron yang dihasilkan dari reaksi fissi mempunyai energi yang tinggi atau dalamkeadaan cepat, dan harus diturunkan energinya atau di lambatkan dibua thermal olehmoderator sehingga dapat menjamin kelangsungan reaksi berantai. Hal ini berkaitandengan jenis bahan bakar yang digunakan reaktor thermal yang lebih memilih neutron lambat ketimbang neutron cepat untuk melakukan reaksi fissi.

Karena reaktor cepat menggunkan jenis bahan bakar yang berbeda denganreaktor thermal, neutron yang dihasilkan di reaktor cepat tidak perlu dilambatkan gunamenjamin reaksi fissi tetap berlangsung.

Boleh dikatakan, bahwa reaktor thermal menggunakan neutron thermal dan reaktor cepat menggunakan neutron cepat dalamproses reaksi fissi masing-masing. Hingga hal ini hanya berupa konsepteori saja, dan tidak ada purwarupa yang diusulkan atau dibangun untuk menghasilkan listrik, meskipun beberapa laboratorium mendemonstrasikan dan beberapa ujikelayakan sudah dilaksanakan.

Usaha ini dilakukan untuk menjamin agar radioaktif yang dihasilkan reaktor nuklir tidak terlepas ke lingkungan baik selama operasi maupun jika terjadi kecelakaan. Keselamatan terpasang dirancang berdasarkan sifat-sifat alamiah air dan uranium. Bila suhu dalam teras reaktor naik, jumlah neutron yang tidak tertangkap maupun yang tidak mengalami proses perlambatan akan bertambah, sehingga reaksi pembelahan berkurang.

Akibatnya panas yang dihasilkan juga berkurang. Sifat ini akan menjamin bahwa teras reaktor tidak akan rusak walaupun sistem kendali gagal beroperasi. Dalam hal zat radioaktif masih dapat keluar dari dalam kelongsongan, masih ada penghalang ketiga yaitu sistem pendingin. Penghalang kelima adalah perisai beton dengan tebal 1, m. Jadi selama operasi atau jika terjadi kecelakaan, zat radioaktif benar-benar tersimpandalam reaktor dan tidak dilepaskan ke lingkungan.

Namun demikian kecelakaan tersebut kemungkinan terjadinya sedemikiansehingga tidak akan pernah terjadi selama umu uperasi PLTN. Tidak mencemari udara - tidak menghasilkan gas-gas berbahaya sepert karbon monoksida, sulfur dioksida, aerosol, mercury, nitrogen oksida, partikulate atau asap fotokimia.

Sedikit menghasilkan limbah padat selama operasi normal. Biaya bahan bakar rendah - hanya sedikit bahan bakar yang diperlukan. Ketersedian bahan bakar yang melimpah - sekali lagi, karena sangat sedikit bahan bakar yang diperlukan. Berikut ini beberapa hal yang menjadi kekurangan PLTN : Risiko kecelakaan nuklir - kecelakaan nuklir terbesar adalah kecelakaan Chernobyl yang tidak mempunyai containment building.

Limbah nuklir - limbah radioaktif tingkat tinggi yang dihasilkan dapat bertahan hinggaribuan tahun. Air laut atau sungai yang dipergunakan untuk membawa panas dari kondesnsor sama sekali tidak mengandung zat radioaktif, karena tidak bercampur dengan air pendingin yang bersirkulasi di dalam reaktor. Gas radioaktif yang dapat keluar dari sistem reaktor tetap terkungkung di dalam sistem pengungkung PLTN dan sudah melalui sistem ventilasi dengan filter yang berlapis-lapis. Sedangkan limbah aktivitas tinggi dihasilkan pada proses daur ulang elemen bakar nuklir bekas, sehingga apabila elemen bakar bekasnya tidak didaur ulang, limbah aktivitas tinggi ini jumlahnya sangat sedikit.

Penangan limbah radioaktif aktivitas rendah, sedang maupun aktivitas tinggi pada umumnya mengikuti tiga prinsip, yaitu : 1. Mengolah menjadi bentuk stabil baik fisik maupun kimia untuk memudahkandalam transportasi dan penyimpanan.

Sedangn limbah padat yang tidak dapat dibakar atau tidak dapat dikompaksi, harus dipotong-potong dan dimasukkan dalam beton kemudian dipadatkan dengan semen atau gelas masif. Selanjutnya limbah radioaktif yang telah diolah disimpan secara sementara tahun di gudang penyimpanan limbah yang kedap air sebelum disimpan secara lestari.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengembangkan sumber daya energi alternatif seperti contohnya : bio massa, bio-etanol, biogas, serta sumber daya alam lain yang masih bisa dimanfaatkan untuk menggantikan fossil fuel seperti : panas bumi, air, angin, dan panas matahari.

Namun, masih ada satu energi alternatif lagi yang masih dalam pengembangan di Indonesia, yaitu energi nuklir. Pemanfaatan energi nuklir dapat meminimalkan ketergantungan negara dari energi fosil.

Selain itu, pemanfaatan energi nuklir juga dapat mengurangi masalah pemanasan global yang sedang menjadi perhatian dunia saat ini. Pada bidang kelistrikan, energi nuklir dapat dipakai pada sistem pembangkitan listrik tenaga nuklir PLTN.

Dalam sudut pandang kebutuhan energi listrik di masa sekarang dan akan datang, sebagian besar masyarakat sepakat bahwa Indonesia harus meningkatkan produksi energinya yang sering gagal diantisipasi. Selain sebagai sumber penerangan, listrik mempunyai peranan lain, yaitu sebagai pendorong kemajuan perekonomian suatu negara. Oleh karena itu, ada suatu hubungan antara konsumsi listrik dengan keadaan perekonomian suatu masyarakat. Dari beberapa sumber energi yang ada perlu ditentukan juga beberapa alternatif pilihan yang sudah sering ditawarkan oleh pemerintah dan banyak dibahas, dikaji, dikomentari oleh para pakar energi, pakar listrik, maupun masyarakat umum, dan PLTN merupakan salah satu alternatif untuk mengantisipasi kebutuhan listrik Indonesia yang terus meningkat tersebut.

Sedangkan kawasan kawasan Timur Tengah, sebagai kawasan negara sumber penghasil minyak saat ini kecenderungan untuk memanfaatkan PLTN sebagai opsi pemasok penaga listriknya. Pada PLTN mendapatkan suplai panas dari reaksi nuklir. PLTN dikelompokkan berdasarkan jenis reaktor yang digunakan, yaitu reaktor fisi dan reaktor fusi.

Reaktor daya fisi membangkitkan panas melalui reaksi fisi nuklir dari isotop fissiluranium dan plutonium. Reaktor daya fusi menawarkan kemungkinan pelepasan energi yang besar denganhanya sedikit limbah radioaktif yang dihasilkan serta dengan tingkat keamanan yanglebih baik.

Beberapa usaha pengamanan dilakukan untuk melindungi kesehatan dan keselamatanmasyarakat, para pekerja reaktor dan lingkungan PLTN diantaranya dengan penghalang ganda dan pertahanan berlapis. PLTN memiliki keuntungan dan kerugian dalam pelaksanaannya, diantara beberapa keuntungan salah satunya adalah Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca selamaoperasi normal gas rumah kaca hanya dikeluarkan ketika Generator Diesel Darurat dinyalakan dan hanya sedikit menghasilkan gas.

Dan salah satu kerugiannya adalah Risiko kecelakaan nuklir - kecelakaan nuklir terbesar adalah kecelakaan Chernobyl yang tidak mempunyai containment building. Agar masyarakat merasa aman dan nyaman jika PLTN akan di bangun di indonesia. Daftar Pustaka Hardianto, Toto. ITB : Hardianto, Toto.

EN 12516-2 PDF

Pembangkit listrik tenaga nuklir

RAZIF : 3. Sedemikian dahsyatnya akibat yang ditimbulkan oleh bom tersebut sehingga pengaruhnya masih dapat dirasakan sampaisekarang. Di samping sebagai senjata pamungkas yang dahsyat, sejak lama orang telah memikirkan bagaimana cara memanfaatkan tenaga nuklir untuk kesejahteraan umat manusia. Sampai saat ini tenaga nuklir, khususnya zat radioaktif telah dipergunakan secara luas dalamberbagai bidang antara lain bidang industri, kesehatan, pertanian, peternakan, sterilisasi produk farmasi dan alat kedokteran, pengawetan bahan makanan, bidang hidrologi, yang merupakan aplikasi teknik nuklir untuk non energi.

BHOMBAL SARDAR PDF

Makalah tentang PLTN Lengkap

Sedemikian dahsyatnya akibat yang ditimbulkan oleh bom tersebut sehingga pengaruhnya masih dapat dirasakan sampai sekarang. Di samping sebagai senjata pamungkas yang dahsyat, sejak lama orang telah memikirkan bagaimana cara memanfaatkan tenaga nuklir untuk kesejahteraan umat manusia. Sampai saat ini tenaga nuklir, khususnya zat radioaktif telah dipergunakan secara luas dalam berbagai bidang antara lain bidang industri, kesehatan, pertanian, peternakan, sterilisasi produk farmasi dan alat kedokteran, pengawetan bahan makanan, bidang hidrologi, yang merupakan aplikasi teknik nuklir untuk non energi. Salah satu pemanfaatan teknik nuklir dalam bidang energi saat ini sudah berkembang dan dimanfaatkan secara besar-besaran dalam bentuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir PLTN , dimana tenaga nuklir digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik yang relatif murah, aman dan tidak mencemari lingkungan. Pemanfaatan tenaga nuklir dalam bentuk PLTN mulai dikembangkan secara komersial sejak tahun Di negara kita, pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga nuklir atau umum disebutkan dengan istilah PLTN Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir masih belum banyak dimanfaatkan karena di mata masyarakat limbah dari pembangkit listrik ini sangat mengancam ekosistem disekitarnya.

Related Articles